Bagaimana Perhitungan Biaya untuk Pengacara Pidana

Categories: Uncategorized
No Comments

Tidak banyak yang mengetahui pentingnya peran pengacara dalam sebuah kasus hukum. Namun banyak orang yang enggan mempergunakan jasa kuasa hukum tersebut. Salah satu sebab yang membuat orang enggan adalah mengenai biaya untuk membayar pengacara. Berbicara mengenai biaya tentu menjadi hal yang sangat sensitif, terlebih lagi bila pihak yang terlibat berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Pada dasarnya, biaya pengacara ditentukan atas kesepakatan pihak pengacara dengan calon klien. Hal ini juga tertuang pada undang-undang Advokat pasal 21 ayat 2. Agar anda lebih memahami bagaimana penentuan tarif pengacara, anda bisa mengenal terlebih dahulu jenis-jenis tarif pengacara di bawah ini.

Jenis-Jenis Tarif Pengacara

  1. Tarif Kontingensi

Tarif ini merupakan tarif yang dipertimbangkan berdasarkan persentase tingkat kemenangan yang mungkin diperoleh. Hal ini juga dipertimbangkan dengan status atau posisi klien dalam kasus tersebut, alat bukti, dan banyak hal lain. Semakin rendah kemungkinan kemenangan bisa jadi tarif ini meningkat agar pengacara bisa menekan kerugian klien.

  1. Tarif Retainer

Tarif retainer merupakan tarif yang harus dibayarkan klien setiap jangka waktu periode tertentu. Tarif ini akan dibayarkan berkelanjutan sesuai dengan lama kasus berjalan. Hal ini juga perlu mempertimbangkan seberapa rumit kasus yang dihadapi. 

  1. Tarif Per Jam

Seperti namanya, tarif per jam ini merupakan harga setiap jam dari jasa pengacara dalam melakukan tugasnya. Angka ini sering dihitung dari lamanya sidang berjalan. Tarif ini juga merupakan tarif progresif yang biasa dihitung dari lama waktu persidangan, dan bertambah seiring lamanya proses persidangan.

  1. Tarif Tetap

Tarif tetap adalah tarif dasar yang dibayar sebagai perhitungan untuk penyelesaian satu kasus. Tarif ini biasanya digunakan sebagai uang muka. Ini juga merupakan tanda jadi kesepakatan antara klien dengan pengacara. Tarif ini bersifat tetap, dan tidak bertambah seiring lamanya waktu penyelesaian perkara.

Penentu Besarnya Biaya

Untuk menentukan besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh klien, ada banyak hal yang bisa memengaruhinya. Hal-hal ini saling berhubungan, sebagaimana pembayaran biaya jasa lainnya. Pada dasarnya tidak ada angka tetap yang bisa memutuskan berapa besaran biaya pengacara. Tawar menawar harga antara klien dan pengacara adalah kunci utama yang akan memunculkan jumlah nominal tertentu sebagai biaya pengacara tersebut. Berikut ini hal-hal yang memengaruhi besarnya biaya seorang pengacara :

  1. Kompleksitas Kasus

Kompleksitas atau tingkat kerumitan sebuah kasus menjadi hal yang perlu dipertimbangkan. Bila pihak pengacara menilai kasus yang dihadapi calon klien cukup rumit dan memerlukan banyak riset dan pengumpulan data maka tidak heran harga yang ditawarkan akan tinggi. Sebaliknya bila kasusnya dianggap mudah, maka harga yang ditawarkan tidak akan tinggi.

  1. Track Record Pengacara

Rekam jejak dan pengalaman dari pengacara juga menjadi tolak ukur penentuan harga pengacara. Track record ini mencakup bagaimana tingkat keberhasilan pengacara tersebut dalam menangani berbagai kasus, terutama kasus sejenis yang dihadapi oleh klien. Selain itu pengacara yang memiliki tingkat keberhasilan tinggi, tentu akan memiliki nilai tawar yang tinggi pula.

  1. Lama Pekerjaan

Setiap kasus memiliki durasi penyelesaian yang berbeda-beda. Lama penyelesaian kasus akan menentukan pula harga yang harus dibayarkan. Hal ini sangat logis, mengingat semakin lama kasus selesai makan seorang pengacara membutuhkan biaya yang lebih banyak pula. Sementara waktu penyelesaian yang singkat tentu membuat pengacara dapat mencari kasus lain yang bisa ia tangani. 

  1. Latar Belakang Klien

Salah satu hal yang mungkin meringankan biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang klien adalah adanya ketentuan dalam Kode Etik Advokat Indonesia pasal 4 huruf D yang mewajibkan seorang advokat untuk mempertimbangkan kemampuan klien. Tidak heran bila pengadilan sering menawarkan kuasa hukum bagi seorang tersangka atau tahanan. Biaya pengacara dengan pertimbangan ini bahkan bisa gratis sama sekali. Tergantung dari kerelaan sang pengacara. 

  1. Lokasi Terjadinya Kasus 

Lokasi dimana kasus tersebut disidangkan juga menjadi hal yang dipertimbangkan dalam penyelesaian suatu kasus. Jika klien di sidangkan di lokasi yang jauh dari kota pengacara, misalnya kasus disidangkan di Jakarta, sementara advokat berada di Yogyakarta. Tentu saja klien harus menanggung biaya transportasi dan akomodasi bagi pengacaranya. 

Your Thoughts