Berapa Harga Pengacara Pidana?

Categories: Uncategorized
No Comments

Jika anda bertanya – tanya “berapa harga pengacara pidana?” maka jawabannya memang agak tidak jelas. Dengan kata lain sebenarnya biaya / honor untuk pengacaranya sebenarnya sepenuhnya adalah hasil dari negosiasi antara pengacara dengan klien. Hal ini juga terdapat dalam UU No.18 Tahun 2003 serta beberapa aturan turunan dan juga Kode Etik Advokat Indonesia yang sama sekali tidak mengatur standar dalam penerapan biaya dari pengacara.

Namun ini bukan berarti jika fee dari pengacara tidak memiliki aturan. Dalam prakteknya, ada beberapa jenis harga pengacara yang harus benar – benar dipahami sebelum anda melakukan proses negosiasi untuk menentukan jumlah bayarannya. Dalam peraturan yang telah diterbitkan jika pembayaran harga pengacara dilakukan bisa menggunakan tarif dolar kepada klien mereka. Dan pembayaran dengan menggunakan dolar inilah yang akhirnya membuat profesi pengacara ini menjadi salah satu pilihan utama untuk mereka yang lulusan Fakultas Hukum.

Sebenarnya memang agak sulit dalam memastikan berapa jumlah uang yang harus anda siapkan untuk membayar seorang pengacara. Apalagi untuk informasi lengkap mengenai tarif pengacara sendiri sebenarnya bukan hal yang mudah untuk bisa anda bandingkan dengan beberapa pengacara lain yang memang sesuai dengan budget yang anda miliki. Bahkan untuk skema pembayaran dari biaya honor pengacara pidana juga berbeda dengan antar pengacara. Namun yang terpenting diketahui adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhinya adalah apakah pengacara ini bekerja sendiri ataukah bekerja bersama dengan tim nya dalam sebuah firma. Hal ini dikarena tarif jasa biasanya berdasarkan juga dengan biaya operasional dari kantor hukum.

Untuk hitungan dari biaya operasional ini memang sangat mempengaruhi untuk tarif dan biaya yang ditetapkan dari semua kantor hukum. Nah jika melibatkan karyawan, maka pengacara biasanya juga akan terikat dengan ketentuan dari upah tenaga kerja. Dimana masing – masing dari kantor hukum sendiri memiliki layanan yang berbeda untuk klien yang juga menjadi komponen dari biaya operasionalnya.

Mengacu pada praktik yang ada di Indonesia yang diadaptasikan dari kebiasaan orang Amerika dan Eropa, setidaknya ada empat jenis pembayaran dari pengacara jika dilihat dari metode dan penghitungannya. Diantaranya adalah :

Tarif kontingensi

Ini adalah salah satu jenis pembayaran yang berdasarkan dengan penetapan porsi dalam pembayaran dari nilai total dari keuntungan yang dimenangkan oleh klien. Jika dijelaskan secara sederhana ini seperti pengacara mendapatkan bayaran berdasarkan persentase yang sudah disepakati di awal jika klien bisa mendapatkan keuntungan yang memang diharapkan dari perkara yang sedang berlangsung

Tarif Per jam

Untuk harga pengacara pidana dengan tarif per jam adalah setiap dari unit jam yang sudah diberikan oleh pengacara untuk memberikan jasa hukum bagi kliennya akan dihargai dengan nilai pembayaran tertentu. Dimana selain itu, klien juga harus bisa memastikan sejak awal berapa tarif dari pengacara untuk per jamnya yang akan digunakan. Hitungan ini biasanya akan meliputi bentuk dari jas yang digunakan oleh klien dalam se jam mulai dari konsultasi yang dilakukan dengan telepon, pembuatan surat menyurat secara legal opinion, hingga bentuk tindakan lain yang digunakan oleh pengacara dalam satuan jam.

Tarif Retainer

Tarif ini biarkan secara berkala dalam besaran dan periode tertentu yang memang dijanjikan. Untuk pembayaran harga pengacara ini sendiri tidak tergantung dengan ada atau tidaknya jasa yang diberikan oleh pengacara pada klien dalam periode yang sudah disepakati. Pengacara akan menyediakan waktu untuk memberikan jasa pada klien kapanpun diminta. Namun, digunakan atau tidaknya jasa pengacara kepada klien maka klien harus wajib membayar biaya, baik bulanan ataupun tahunan.

Tarif pasti

Yang dikatakan tarif pasti untuk harga pengacara pidana ini sendiri adalah nilai yang dibayarkan di awal untuk bisa menyelesai satu perkara hingga tuntas. Apapun yang akan terjadi dalam perkara, maka pengacara tidak akan menagih biaya tambahan apapun untuk mengatasi masalah hingga selesai. Menang atau kalah, setidaknya tarif untuk pengacara sudah dibayarkan secara bertahap. Hanya saja, besar biayanya ini tidak dapat dikurangi oleh klien sesuai dengan kesepakatan di awal.

Your Thoughts