Pentingnya Pengacara Dalam Kasus Pidana

Categories: Uncategorized
No Comments

Dalam sebuah kasus hukum pidana, pihak-pihak yang terlibat dalam masalah hukum baik terlapor maupun pelapor memiliki hak untuk mewakili secara hukum. Pada dasarnya pengacara tidak hanya sebagai “pembicara” dalam persidangan. Pengacara juga bisa menjadi penasehat yang baik sehingga bisa memberikan masukan yang tepat bagi kliennya.  Pengacara sendiri dapat menjalankan fungsi untuk menangani kasus secara pidana maupun perdata. Bahkan seorang yang terlibat dalam kasus pidana juga memiliki hak untuk didampingi oleh kuasa hukum atau pengacara dalam menjalani proses persidangan. Berikut ini pentingnya peran pengacara dalam kasus pidana :

  1. Memberi Masukan Pada Klien

Salah satu hal yang paling mendasar dari kehadiran pengacara pidana adalah mendampingi klien, yang dapat merupakan pelapor atau terlapor dalam kasus pidana. Pengetahuan dan pengalaman hukum seorang pengacara tentu menjadi referensi yang tepat untuk pertimbangan posisi kliennya. Pengacara dapat memberikan masukan dan pemilihan yang tepat berbagai keputusan pengadilan. Masukan dari pengacara kepada klien umumnya terkait langkah hukum yang tepat, bagaimana menjawab pertanyaan hakim,  pertanyaan jaksa, dan bagaimana berbicara di depan publik.

  1. Meminimalisir Kesalahan

Tidak semua orang yang terlibat dalam kasus pidana memahami prosedur hukum pidana secara tepat. Kehadiran pengacara dapat menjadi rujukan yang tepat untuk menghadapi dan menanggapi berbagai hasil pengadilan. Pengacara dapat membantu klien dalam menyusun  gugatan, jawaban, replik, duplik, maupun pembuktian. Hal ini tentu akan meminimalisir kesalahan dalam pembuatan data-data dokumen tersebut. Terlebih lagi bila klien benar-benar buta hukum. Dengan dokumen yang benar, keputusan pembuatan yang benar, maka kemungkinan keberhasilan memenangkan suatu kasus akan semakin besar.

  1. Dapat Menjadi Wakil Klien yang Sah

Pengacara pidana juga bisa menjadi wakil dari klien untuk menjalani proses persidangan. Pengacara atau kuasa hukum memiliki hak dan kuasa atas status hukum kliennya, dengan demikian pengacara dapat menjadi wakil yang sah bila klien berhalangan hadir dalam proses persidangan. Disamping itu, pengacara juga bisa menjadi pembicara yang formal untuk kliennya. 

Bahkan banyak orang mewakilkan hak bicaranya kepada pangacaranya, dimana segala hal yang keluar dari mulut pengacara tersebut merupakan penggambaran posisi kliennya. Hal ini sangat lumrah dilakukan, sehingga tidak heran bila seorang klien yang biasanya merupakan publik fitur sering kali tidak mau menjawab pertanyaan wartawan dan menyerahkannya pada pengacaranya. Ini merupakan hak yang boleh dilakukan oleh seorang klien dari kuasa hukumnya.

  1. Dapat Menjadi Mediator

Dalam sebuah kasus hukum pidana, tentu akan banyak pihak yang terlibat dalam persidangan kasus tersebut. Pihak-pihak terkait seperti polisi, jaksa, saksi, pelapor, terduga, dan masih banyak lagi. Dimungkinkan klien tidak bisa melobi atau bertemu langsung dengan pihak-pihak tersebut untuk berbagai pembicaraan di luar sidang. Oleh karena itu, pengacara pidana bisa mewakili kliennya untuk melancarkan lobi-lobi tersebut. Pertemuan di luar sidang ini sering kali diperlukan untuk mendapatkan bukti-bukti yang menguntungkan kliennya.

Hal ini juga mungkin dilakukan bila klien tersebut sedang mengalami masa penahanan baik sebagai tersangka. Klien tersebut tentu tidak bisa bebas keluar masuk penjara, sehingga perlu adanya wakil untuk melakukan lobi dengan pihak lain. Di sinilah peran pengacara di butuhkan.

  1. Edukasi Hukum Terhadap Klien

Keberadaan pengacara pidana juga bisa menjadi cara untuk mengedukasi klien terhadap hukum dan penanganan hukum yang dapat dan boleh dilakukan oleh kliennya. Proses edukasi ini tidak hanya sekedar memberitahu hak-hak hukum yang dimiliki oleh kliennya saja, namun juga berbagai kemungkinan hukum yang dapat ditempuh oleh klien. Dengan demikian, klien tersebut juga akan memiliki pengalaman secara hukum yang tepat dan menjadi pembelajaran bilamana kembali berurusan dengan masalah hukum. 

  1. Adanya Perlindungan Hukum yang Jelas

Keberadaan pengacara dalam kasus pidana juga memberikan perlindungan secara hukum bagi klien dan keluarga klien. Hal ini menjadi sangat penting agar klien tersebut dan keluarganya dapat melakukan aktivitas harian dengan tenang, selama berjalannya proses hukum kasus yang sedang dihadapi. Ini juga merupakan hak yang dapat dirasakan oleh klien yang memiliki pengacara pidana dalam menghadapi masalah hukum, hingga putusan persidangan diumumkan.

Your Thoughts